LAPORAN KERJA PROYEK
Membuat VPN server menggunakan Linux Debian
Disusun Oleh :
NAMA : Isnaini
KELAS : XII TKJ 1
JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
SMK N 2 TELUK KUANTAN
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
2016
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN KERJA PROYEK
Membuat VPN server menggunakan Linux Debian
JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
Disusun untuk memenuhi syarat menyelesaikan Kompetensi
Mata Pelajaran Kerja Proyek
Disusun Oleh :
NAMA : ISNAINI
KELAS : XII TKJ 1
Teluk Kuantan, ,OKTOBER 2016
Mengetahui Menyetujui,
Waka Kurikulum SMKN 2 Guru Pembimbing
Drs. MARTONIS YUSFIK HENDRI,S.Pd,M.kom
LAPORAN KEJA PROYEK
Membuat vpn server mengunakan Linux Debian
Disusun Oleh :
Isnaini
XII TKJ 1
Kerja Proyek ini telah dipresentasikan dan diujikan dihadapan Tim Guru Penguji
Teluk kuantan, Oktober 2016
Tim Guru Penguji:
1. ................................................... ..........................................
DAFTAR ISI
Halaman Judul
Halaman Pengesahan
Halaman Penguji
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Tujuan
1.3. Permasalahan
1.4. Sistematika Penyusunan
BAB II DASAR TEORI
2.1. Pengertian VPN
2.2. Konsep Dasar VPN
2.3. Tipe-tipe VPN
2.4. Kelebihan dan kekurangan
BAB III PERANCANGAN
3.1. Gambaran Perencanaan Membuat VPN Server menggunakan Linux Debian
BAB IV PEMBAHASAN
4.1.
4.2
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan izin dan kekuatan kepada kami, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini dengan judul tepat pada waktunya. Tugas ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata pelajaran kerja proyek.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun sistematikanya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan wawasan kami. Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran untuk penyempurnaan makalah ini.
Penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat, khususnya bagi pembaca.
TELUK KUANTAN, Oktober 2016
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Dalam sebuah perusahaan besar tentunya memiliki kantor-kantor cabang yang tersebar di banyak tempat. Kantor cabang tersebut tentu memiliki kebutuhan untuk saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya atau dengan kata lain satu tempat pasti memerlukan hubungan dengan tempat-tempat yang lainnya.
Pada masa-masa awal jaringan komputer, solusi yang biasa digunakan adalah dengan membangun jaringan privat yang menghubungkan seluruh kantor cabang atau tempat yang ada atau yang biasa disebut dengan Wide Area Network (WAN).
Dengan berkembangnya jaringan Internet, solusi yang lebih efisien adalah pembentukan jaringan privat melalui jaringan publik yang sering dikenal dengan VPN (Virtual Private Network). Bentuk jaringan seperti ini membutuhkan sebuah sistem keamanan yang baik sehingga jaringan privat tersebut tidak dapat diakses oleh pengguna yang tidak berwenang.
Virtual Private Network (VPN) adalah sebuah teknologi komunikasi yang memungkinkan untuk dapat terkoneksi ke jaringan public dan menggunakannya untuk dapat bergabung dengan jaringan local. Dengan cara tersebut maka akan didapatkan hak dan pengaturan yang sama seperti halnya berada didalam LAN itu sendiri, walaupun sebenarnya menggunakan jaringan milik public.
http://nofrizal2016.blogspot.co.id/2014/11/v-behaviorurldefaultvmlo.html
1.1. Tujuan
Pada tugas yang diberikan saat ini bertujuan
- memenuhi tugas laporan proyek
- untuk mengetahui apa itu Virtual Private Protokol Server
- kegunaan dari Virtual Private Protokol Server
- bagaimana pengkonfigurasian dari VPN Server
- bagaimana pengujian pada VPN Server tersebut
1.2. Permasalahan
Pada judul yang digunakan oleh penulis adalah Membuat VPN server menggunakan Linux Debian.Rumusan masalah yang diangkat pada laporan akhir ini adalah Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah yang diangkat pada laporan akhir ini adalah bagaimana admin dapat mengelola sebuah server sehingga dapat memenuhi kebutuhan client.
1.3. sistimatika
BAB I PENDAHULUAN (Latar Belakang,Tujuan,Permasalahan,Sistematika Penyusunan)
BAB II DASAR TEORI ( pengertian VPN,konsep dasar VPN,tipe-tipe VPN,kelebihan dan kekurangan VPN )
BAB III PERENCANAAN (Gambaran Perencanaan Membuat VPN Server Menggunakan Linux Debian)
BAB II
DASAR TEORI
2.1 Pengertian VPN
Virtual Private Network atau VPN adalah suatu jaringan pribadi yang dibuat dengan menggunakan jaringan publik, atau dengan kata lain menciptakan suatu WAN yang sebenarnya terpisah baik secara fisikal maupun geografis sehingga secara logikal membentuk satu netwok tunggal, paket data yang mengalir antar site maupun dari user yang melakukan remote akses akan mengalami enkripsi dan authentikasi sehingga menjamin keamanan, integritas dan validitas data.
Lebih jelasnya, VPN adalah sebuah koneksi Virtual yang bersifat private mengapa disebut demikian karena pada dasarnya jaringan ini tidak ada secara fisik hanya berupa jaringan virtual dan mengapa disebut private karena jaringan ini merupakan jaringan yang sifatnya private yang tidak semua orang bisa mengaksesnya. VPN Menghubungkan PC dengan jaringan public atau internet namun sifatnya private, karena bersifat private maka tidak semua orang bisa terkoneksi ke jaringan ini dan mengaksesnya.
“Menurut IETF (Internet Engineering Task Force) VPN is an emulation of [a] private Wide Area Network(WAN) using shared or public IP facilities, such as the Internet or private IP backbones.VPN merupakan suatu bentuk private internet yang melalui public network (internet), dengan menekankan pada keamanan data dan akses global melalui internet. Hubungan ini dibangun melalui suatu tunnel (terowongan) virtual antara 2 node. adalah suatu jaringan privat (biasanya untuk instansi atau kelompok tertentu) di dalam jaringan internet (publik), dimana jaringan privat ini seolah-olah sedang mengakses jaringan lokalnya tapi menggunakan jaringan public”
Disini ada 2 kata yang dapat kita garis bawahi yaitu:
- virtual network, yang berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual. Tidak ada koneksi jaringan secara riil antara 2 titik yang akan berhubungan.
- private, jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik.
Dengan VPN ini kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel (terowongan). Tunneling adalah suatu cara membuat jalur privat dengan menggunakan infrastruktur pihak ketiga. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi.
2.2 Konsep Dasar VPN
Konsep kerja VPN pada dasarnya VPN Membutuhkan sebuah server yang berfungsing sebagai penghubung antar PC. Jika digambarkan kira-kira seperti ini
Internet <—> VPN Server <—-> VPN Client <—-> Client
bila digunakan untuk menghubungkan 2 komputer secara private dengan jaringan internet maka seperti ini :
Komputer A <—> VPN Clinet <—> Internet <—> VPN Server <—> VPN Client <—> Komputer B
Jadi semua koneksi diatur oleh VPN Server sehingga dibutuhkan kemampuan VPN Server yang memadai agar koneksinya bisa lancar.Keamanan Dengan konsep demikian maka jaringan VPN ini menawarkan keamanan dan untraceable, tidak dapat terdeteksi sehingga IP kita tidak diketahui karena yang digunakan adalah IP Public milik VPN server. Dengan ada enkripsi dan dekripsi maka data yang lewat jaringan internet ini tidak dapat diakses oleh orang lain bahkan oleh client lain yang terhubung ke server VPN yang sama sekalipun. Karena kunci untuk membuka enkripsinya hanya diketahui oleh server VPN dan Client yang terhubung. Enkripsi dan dekripsi menyebabkan data tidak dapat dimodifikasi dan dibaca sehingga keamananya terjamin. Untuk menjebol data si pembajak data harus melalukan proses dekripsi tentunya untuk mencari rumus yang tepat dibutuhkan waktu yang sangat lama sehingga biasa menggunakan super computing untuk menjebol dan tentunya tidak semua orang memiliki PC dengan kemampuan super ini dan prosesnya rumit dan memakan waktu lama, agen-agen FBI atau CIA biasanya punya komputer semacam ini untuk membaca data-data rahasia yang dikirim melaui VPN.
Alasan Perusahaan menggunakan Fungsi VPN adalah karena kebutuhan untuk memberikan akses khusus atau membuat akses khusus untuk karyawan yang harus mobil oleh karena PVN adalah jaringan intra global aktif sehingga karyawan dari manapun dapat terhubung ke jaringan internet dan intranet perusahaan.
http://duniafeb.blogspot.co.id/2011/04/vpn-virtual-private-network.html
2.3 Tipe-tipe Virtual Private Network (VPN)
Terdapat beragam tipe VPN, di antara yang paling populer adalah Remote-Access VPN dan Site-to-Site VPN.
- Remote-Access VPN
Remote-Access, juga dikenal sebagai Virtual Private Dial-Up Network (VPDN), merupakan koneksi user-to-LAN yang digunakan sebuah perusahaan untuk para pekerjanya yang membutuhkan koneksi ke jaringan mereka dari berbagai lokasi remote.
Contoh sederhana implementasi remote-access VPN adalah sebuah perusahaan besar dengan ratusan sales di berbagai lokasi. Remote-access VPN dalam hal ini menjamin koneksi-koneksi yang secure dan terenkripsi di antara jaringan privat perusahaan dengan sales-sales melalui Internet Service Provider (ISP).
- Site-to-Site VPN
Dengan penggunaan perlengkapan dedicated dan enkripsi skala besar, sebuah perusahaan dapat mengkoneksikan multi site tetap melalui sebuah jaringan publik seperti internet.
Site-site VPN dapat berupa salah satu tipe berikut :
- Intranet-based. Jika perusahaan memiliki satu lokasi remote atau lebih di mana mereka ingin bergabung ke sebuah jaringan privat tunggal, mereka dapat membuat sebuah intranet VPN untuk mengkoneksikan LAN ke LAN.
- Extranet-based. Saat perusahaan memiliki hubungan dekat dengan perusahaan lainnya (misalnya partner bisnis, supplier atau customer), mereka dapat membangun sebuah extranet VPN yang akan menghubungkan LAN ke LAN dan memungkinkan semua perusahaan bekerja dalam environment yang dibagikan.
- Metode Securiti VPN
Guna menjamin keamanan koneksi dan data, VPN memperkejakan beberapa metode sekuriti berikut :
- Firewall
- Enkripsi
- IPSec
- Tunnel
2.4 Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Virtual Private Network (VPN)
– Kelebihan
Ada beberapa kelebihan yang dapat diperoleh dengan menggunakan VPN untuk implementasi WAN.
- Jangkauan jaringan lokal yang luas dan waktu yang dibutuhkan untuk menghubungkan jaringan lokal ke tempat lain juga semakin cepat. Dengan demikian penggunaan VPN secara tidak langsung akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.
- Penggunaaan VPN dapat mereduksi biaya operasional cira tradisional untuk mengimplementasikan WAN. VPN dapat mengurangi biaya pembuatan jaringan karena tidak membutuhkan kabel. VPN menggunakan internet sebagai media komunikasinya.
- Penggunaan VPN akan meningkatkan skalabilitas.
- VPN memberi kemudahan untuk diakses dari mana saja, karena VPN terhubung ke internet.
– Kekurangan
VPN juga memiliki kekurangan yaitu :
- VPN membutuhkan perhatian yang serius pada keamanan jaringan publik (internet). Oleh karena itu diperlukan tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cybercrime pada jaringan VPN.
- Ketersediaan dan performansi jaringan khusus perusahaan melalui media internet sangat tergantung pada faktor-faktor yang berada di luar kendali pihak perusahaan. Kecepatan dan keandalan transmisi data melalui internet yang digunakan sebagai media komunikasi jaringan VPN tidak dapat diatur oleh pihak pengguna jaringan VPN, karena traffic yang terjadi di internet melibatkan semua pihak pengguna internet di seluruh dunia.
- Perangkat pembangun teknologi jaringan VPN dari beberapa vendor yang berbeda ada kemungkinan tidak dapat digunakan secara bersama-sama karena standar yang ada untuk teknologi VPN belum memadai. Oleh karena itu fleksibilitas dalam memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan dan keuangan perusahaan sangat kurang.
- VPN harus mampu menampung protokol lain selain IP dan teknologi jaringan internal yang sudah ada. Akan tetapi IP masih dapat digunakan VPN melalui pengembangan IPSec (IP Security Protocol)
2.5 Fungsi atau Kegunaan dan Manfaat Teknologi Virtual Private Network (VPN)
Teknologi VPN memiliki tiga fungsi utama, di antaranya adalah :
- Confidentially (Kerahasiaan)
Teknologi VPN merupakan teknologi yang memanfaatkan jaringan publik yang tentunya sangat rawan terhadap pencurian data. Untuk itu, VPN menggunakan metode enkripsi untuk mengacak data yang lewat. Dengan adanya teknologi enkripsi, keamanan data menjadi lebih terjamin. Walaupun ada pihak yang dapat menyadap data yang melewati internet bahkan jalur VPN itu sendiri, namun belum tentu dapat membaca data tersebut, karena data tersebut telah teracak. Jadi, confidentially ini dimaksudkan agar informasi yang ditransmisikan hanya boleh diakses oleh sekelompok pengguna yang berhak.
- Data Integrity (Keutuhan Data)
Ketika melewati jaringan internet, sebenarnya data telah tersebar sangat jauh bahkan hingga ke berbagai negara. Pada saat penyebaran tersebut, berbagai gangguan dapat terjadi terhadap isinya, baik hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang yang tidak seharusnya. Pada VPN terdapat teknologi yang dapat menjaga keutuhan data mulai dari data dikirim hingga data sampai pada penerima.
- Origin Authentication (Autentikasi Sumber)
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi dari sumber datanya. Kemudian, alamat sumber data tersebut akan disetujui apabila proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima berasal dari sumber yang seharusnya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirim oleh pihak-pihak lain.
Manfaat Menggunakan Virtual Private Network (VPN)
- Remote access, kita dapat mengakses komputer atau jaringan yang kita inginkan selama terhubung dengan internet.
- Security, kita dapat melakukan browsing dengan koneksi internet public seperti hotspot atau warnet (warung internet) secara aman.
- Hemat biaya setup jaringan, VPN dapat menjadi teknologi alternatif penghubung jaringan lokal yang luas dengan biaya yang cukup rendah, karena transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan pribadi
https://anisanoviasari.wordpress.com/2014/12/03/makalah-kelompok-10-virtual-private-network/
BAB III
PERENCANAAN
3.1 Gambaran Perencanaan Membuat VPN Server Menggunakan Linux Debian
- Rancangan koneksi VPN
Untuk lebih memahami teori tentang Virtual Private Network (VPN), dibuat sebuah rancangan yang mengimplentasikan cara kerja koneksi VPN. Berikut rancangan vpn yang akan dibuat sebagai contoh dalam memahami VPN.
Dalam mengimplementasikan gambar di atas, maka kita harus mengikuti langkah-langkah sesuai dengan urutan 9 sampai 11 yang akan dijelaskan di bawah. Langkah-langkah tersebut meliputi Installation of OpenVPN, VPN Connection and Symmetric Key Encryption, dan VPN Connection with Public Key Encryption, yang masing-masingnya terdapat pula langkah-langkah yang wajib diikuti.
Gambar di atas menjelaskan cara kerja koneksi VPN dari dua komputer/PC yang menggunakan OS Linux Debian. Sambungan VPN dapat dilakukan dengan menggunakan kabel cross-over dan dua mesin bridge/internet. Dua PC tersebut diharuskan dapat melakukan ping satu sama lain dan server VPN memiliki 1194/UDP port terbuka untuk koneksi VPN Client.
Penjelasan lanjut tentang gambar:
· Ditentukan pada gambar bahwa VPN-Server (IP Address: 10.1.1.3) dan VPN-Client (IP Address: 10.1.1.4).
· Tunell VPN dibuat sebagai titik temu, yaitu 192.168.0.1 – 192.168.0.2.
· Terowongan VPN dibuat dengan menggunakan Public Key Encryption (OpenVPN certification mode).
· Alamat IP tiap pengguna akan berbeda yang berasal dari subnet 192.168.0.0/16.
· Pengguna akan mendapat alamat IP 192.168.0.6.
https://iks32753.wordpress.com/2012/04/03/virtual-private-network-vpn/